Semua manusia pasti memiliki masa lalu yang berbeda. Kita berhak mengenang masa lalu itu kapanpun kita mau, atau bahkan kenangan masa lalu itu datang tiba-tiba tanpa kita mau. Namun, apa masa lalu itu akan kau biarkan mengganggu masa depanmu dan menghalangimu melangkah ke depan? Apa masa lalu yang telah kau miliki akan kau biarkan hadir di setiap detik hidupmu?
Untuk seseorang yang cukup lama ku kenal, ku kira aku telah mengerti kau apa adanya, ternyata aku keliru, aku terlalu angkuh untuk itu. Ternyata masih banyak yang harus ku ketahui dari dirimu yang dulu. Mungkin kau pikir aku tak perlu menyentuh kenangan masa lalumu, tapi inilah caraku. Tak sengaja aku membuka lembaran-lembaran yang menemani setiap detik di hidupmu, di masa lalumu. Begitu banyak goresan yang memanggil butiran air mataku tuk keluar, menyaksikan sisa luka yang mungkin sulit bagimu tuk mengobatinya.
Kau yang selalu mengharapkan kasih sayang dari mereka yang telah merawatmu, namun tak ku duga sepahit kau harus menjalani hari-harimu. Melewati masa kecil dengan luka membekas, bukan dengan canda tawa seperti yang kau dambakan. Kau mencoba mencari kasih sayang yang kau butuhkan dalam bentuk yang lain, tapi kau tetap jatuh dan terluka. Dengan setia kau menyimpan semua kenangan yang telah membuatmu tersenyum. Kau begitu tegar, kau begitu kuat, kau sangat berani meniti kehidupan yang penuh liku, walaupun hanya gelap malam yang kau temukan.
Read the rest of this entry »